Delegasi RI Perjuangkan Strategi dan Anggaran dalam Sidang Dewan IMO ke-118

Delegasi Indonesia bersama Sekjen IMO Mr Kitack Lim

MN, London – Sebagai Anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional (International Maritime Organization – IMO), Pemerintah Indonesia kembali hadir dan berperan aktif pada Sidang Dewan IMO yang ke-118 pada tanggal 24 – 29 Juli 2017 bertempat di Markas Besar IMO, London, Inggris.

Sidang ke-118 dihadiri oleh perwakilan 40 negara anggota Dewan periode 2016-2017, 44 negara anggota IMO lainnya, 1 anggota associate, 8 organisasi internasional antar pemerintah, dan 18 organisasi internasional non-pemerintah, serta 2 IMO training Institute.

Adapun yang menjadi Ketua Sidang tersebut adalah Jeffrey G. Lantz dari Amerika Serikat didampingi oleh Xiaojie Zhang dari China sebagai Wakil Ketua Sidang. 

Delegasi RI diketuai oleh Dewa Made Sastrawan, Staf Khusus Menteri Perhubungan RI dengan Alternate I, Andalusia Tribuana Tungga Dewi, Counsellor Politik KBRI London dan Alternate II, Arifin, Acting Deputi Bidang Kebijakan dan Strategi Badan Keamanan Laut.

Sedangkan anggota Delegasi terdiri dari Asisten Deputi Hukum dan Perjanjian Maritim, Kemenko Maritim, Budi Purwanto; Kepala Biro Hukum Kementerian Perhubungan, Sri Lestari Rahayu; Kepala Biro Kerjasama Kementerian Perhubungan, Agus Saptono; Asisten Deputi Penilaian dan Pelaksanakan Kebijakan Kementerian PANRB, Hastori; Asisten Deputi Perhubungan Sekretaris Kabinet, Syafruddin; serta unsur-unsur perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perhubungan, Sekretariat Kabinet, Badan Keamanan Laut dan Dewan Pimpinan Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (INSA).

Sidang Dewan IMO ke-118 memiliki agenda utama membahas dan meninjau kembali pekerjaan Organisasi Maritim Internasional, mempertimbangkan masalah strategis dan kebijakan, termasuk usulan anggaran untuk tahun 2018-2019.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, A. Tonny Budiono di Jakarta menyebutkan, bahwa delegasi RI memberikan prioritas pencapaian misi Indonesia pada pembahasan agenda utama Sidang, yaitu mengenai Strategy, Planning and Reform dengan fokus pembahasan dan pengesahan mengenai Performance Indicators (PIs) IMO untuk periode 2018-2023, serta menindaklanjuti 7  Strategic Directions baru yang telah disahkan pada Sidang Dewan IMO ke-117 lalu.

Sesi pembahasan result-based budget for the 2018-2019 biennium, Sekjen IMO mengusulkan anggaran dengan kenaikan 10% (£70,147,000) dengan skema kenaikan 7,7% (£34,705,000) untuk tahun 2018 dan 2,6% (£35,442,000) untuk tahun 2019.

Dengan demikian, Indonesia diminta untuk dapat meningkatkan kontribusinya sebesar £24,038 (dua puluh empat ribu tiga puluh delapan Poundsterling) untuk tahun 2018 dan sebesar £8,741 (delapan ribu tujuh ratus empat puluh satu Poundsterling) pada tahun 2019.

Setelah melalui pembahasan yang cukup panjang dan belum tercapainya kesepakatan, Sidang Dewan memutuskan untuk membahas kembali agenda tersebut pada Sidang Luar Biasa Dewan IMO ke-29 pada bulan November, sebelum Sidang Majelis IMO ke-30.

(Bayu/MN)

maritimnew

Akun ini merupakan akun milik tim redaksi MaritimNews.com dan dikelola oleh tim. akun twitter @MaritimNewsCom

Share
Published by
maritimnew

Recent Posts

Pelindo Sosialisasikan Layanan Alat Pemindai Petikemas kepada Pelanggan

Surabaya (Maritimnews) – Pelindo menyelenggarakan rangkaian sosialisasi penerapan layanan tambahan berupa alat pemindai petikemas kepada…

13 hours ago

Transisi Adil Bagi Pekerja yang Terotomatisasi di Sektor Pelabuhan

Tenaga kerja pelabuhan dapat didefinisikan dengan berbagai cara. Dalam definisi sempit, tenaga kerja pelabuhan merujuk…

2 days ago

Program TJSL TEUs Bersinar TPK Koja, Perluas Akses Pendidikan Pelajar

Jakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) kembali melanjutkan program Tanggung Jawab Sosial…

3 days ago

GERTAK: Presiden Prabowo Subianto Copot Menkeu Purbaya Terkait Dugaan Isu Jual-Beli Jabatan

Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…

7 days ago

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…

7 days ago