Menteri Perhubungan memberi piala Juara Umum Porseni HUT Kementerian Perhubungan yang diterima Direktur PAP IPC Riry S Jetta
MN, Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memberikan Piala Juara Umum Pekan olahraga dan seni (Porseni) dalam rangka dirgahayu Hari Perhubungan Nasional 2017 kepada PT Pelabuhan Indonesia II/IPC yang diterima Direktur Pengelolaan Anak Perusahaan IPC Riry Syeried Jetta, bertempat di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (17/9).
Selain penghargaan kepada IPC, Budi Karya Sumadi juga menghadiri acara pemutaran dua film. Film pertama bertemakan tidak mudahnya seorang navigator berlayar di laut, kemudian film ke dua bertemakan satu pulau di Indonesia bagian Timur yang indah. Kedua film rencananya akan ditayangkan pula bagi masyarakat umum.
“Kita menggelar satu makna Kebhinnekaan oleh karenanya beberapa karya seni akan ditampilkan, ada dua film dan hari ini diputar. Selanjutnya KAI, Garuda, ASDP, Pelindo bakal menampilkan film film itu di ruang ruang TV yang kita miliki,” kata Budi.
Pada hari dirgahayu Kementerian Perhubungan tersebut, Budi berharap agar masyarakat bisa menghadirkan konsep dan pemikiran terbaik. Konsep dan pemikiran positif guna membangun negara Indonesia menjadi lebih baik lagi kedepan.
Rangkaian acara Hari Perhubungan Nasional ini dimulai sekitar pukul 16.00 wib dengan pembukaan Marching Band dan hiburan musik. Di malam harinya selain diputarkan dua film juga ada hiburan musik Keroncong Melayu.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka menghadirkan layanan terminal yang unggul (Operational Excellence) berkelanjutan, PT IPC…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 PT Pelabuhan Indonesia (Persero)…
Tanjung Pinang (Maritimnews) - Langkah Transformasi Terminal Penumpang Sri Bintan Pura di Tanjung Pinang telah…
Investasi besar pada terminal pelabuhan tanpa membenahi konektivitas di belakangnya ibarat membangun mulut tanpa tenggorokan.…