Categories: GeopolitikHLTerbaru

Bedah Poros Maritim Bersama Pakar, USNI Gelar Talkshow Hukum Maritim

Banner Talkshow Hukum Maritim USNI.

MN, Jakarta – Sebagai negara yang mayoritas wilayahnya berupa lautan, Indonesia memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi negara maritim. Namun ironisnya, hal tersebut boleh dikatakan belum terwujud hingga saat ini, meskipun pemerintah yang memimpin pada saat ini memiliki visi ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

Hal inilah yang mendasari Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) menyelenggarakan talkshow hukum dengan tajuk “Kabar Poros Maritim di Tahun Politik” yang bertempat di Gedung RB 201 Kampus USNI, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (26/3).

Talkshow yang membahas berbagai permasalahan terkait sektor kemaritiman Indonesia pada saat ini, menghadirkan beberapa pembicara yang memiliki kompetensi di bidang kemaritiman tanah air, yaitu Pakar Hukum Maritim USNI Dr. Fitra Deni, MSi, Ketua DPP PPNSI Irwan Gunawan, serta Staf Ahli Komisi IV DPR RI Dr. Robin Bahari.Acara ini dimoderatori oleh Evan Setiadi SKom, SH, MH. dengan pembicara kunci M. Rizqi azmi SH, MH.

Pakar Hukum Maritim USNI Dr. Fitra Deni MSi menjelaskan bahwa salah satu tujuan  saja diskusi ini adalah sebagai langkah dukungan agar program pemerintahan saat ini bisa berjalan dan berkesinambungan.

Selain itu, terkait pilkada serentak yang akan berlangsung pada tahun ini, ia juga menekankan akan perlunya kesamaan visi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan visi ini, agar poros maritim dunia ini bisa berjalan dan tidak berhenti pada tataran konsep semata.

“Poros maritim dunia ini merupakan proyek jangka panjang dan tidak mungkin program ini bisa selesai dalam jangka waktu lima tahun. Sehingga diperlukan kesamaan visi antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga program ini tidak berhenti pada tataran konsep semata dan bisa berlanjut hingga pemerintahan-pemerintahan berikutnya,” papar wanita yang juga menjabat sebagai salah Kaprodi di Universitas Satya Negara Indonesia tersebut.

Di tempat yang sama, Staf Ahli Komisi IV DPR RI Dr. Robin Bahari yang memaparkan tentang dinamika pembangunan maritim di Indonesia, mengungkapkan keprihatinnya terkait ketidakjelasan arah misi untuk menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia meski masa kepemimpinan pemerintahan sekarang sudah memasuki tahun ketiga.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah harus sesegera mungkin membangun infrastruktur maritim secara konsisten dan terencana dengan baik seperti yang dilakukan beberapa negara maju seperti Jepang dan Norwegia.

“Sudah saatnya pemerintah membangun infrastruktur maritim secara konsisten dan terencana dengan baik seperti halnya yang dilakukan beberapa negara majuseperti Jepang dan Norwegiadengan tingkat pemanfaatan transportasi lautnya lebih dari 48%,” tegasnya.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Satu Dekade NPCT 1, Kapasitas Hampir Penuh

Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…

6 hours ago

Pelindo FC Harumkan Indonesia, Juara FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 di Turki

Antalya, Turki (Maritimnews) - Perhelatan FIFCO World Corporate Champions Cup 2026 merupakan kompetisi minisoccer korporasi…

12 hours ago

Transformasi SDM Pelindo; Dari Pola Kedaerahan Menuju Standar Global

Jakarta (Maritimnews) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau DANANTARA memutuskan, PT Pelabuhan Indonesia…

1 day ago

OBITUARI | David Sirait, Sang Pekerja Pelabuhan yang Percaya pada Kekuatan Tim: DO YOUR BEST, LET GOD DO THE REST

oleh: Karnali Faisal (Penasehat FORWAMI) Ada orang yang meninggalkan jejak melalui jabatan yang pernah didudukinya.…

2 days ago

IPCC Perkuat Strategi Integrated Auto Solutions

Jakarta (Maritimnews) - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC), anak usaha PT Pelindo Multi…

3 days ago

Kemenko Infra Kunjungi TPS, Tinjau Konektivitas Maritim dan Multimoda di Tanjung Perak

Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menerima kunjungan kerja Balkis Kusumawati, Asisten Deputi…

4 days ago