Logistik Pilkada Sampai di Masalembu Setelah 17 Jam Perjalanan Laut

Logistik Pilkada Sampai di Masalembu Setelah 17 Jam Perjalanan Laut

MN, Sumenep – Kecamatan Masalembu, Sumenep merupakan salah satu daerah dengan jangkauan tersulit di Jawa Timur karena harus menyeberang laut selama 17 jam dengan kapal yang jarang tersedia. Hal ini berimbas pada penyaluran logistik Pilgub Jatim 2018. Namun, Ketua KPU Kabupaten Sumenep A. Warits mengaku seluruh kebutuhan Pilgub Jatim untuk Kecamatan Masalembu telah terpenuhi.

Seperti yang dilansir idntimes, pengiriman logistik untuk Pilkada sempat tertunda pada Selasa (19/6) lalu. Namun Warits mengatakan bahwa saat ini, seluruh kebutuhan pilkada telah siap di seluruh TPS Kecamatan Masalembu yang berjumlah 67 titik. “Ke empat desa sudah berhasil kami raih menggunakan kapal Sabuk Nusantara 56 pada tanggal 21 lalu,” terangnya.

Pengiriman ini lebih cepat dari dugaan semula pada Jumat (22/6). Bahkan, dengan kapal Sabuk Nusantara, KPU dapat mengirimkan logistik ke desa Karamaian yang berjarak 7 jam perjalanan dari pulau Masalembu.

Warits menceritakan bahwa kendala cuaca seperti ini memang menyulitkan KPU tiap masa Pilkada. Bahkan Pilgub Jatim 2013, KPU terpaksa menyewa helikopter guna mengantarkan surat suara dan kebutuhan logistik lainnya.

Ia menjelaskan bahwa KPU Sumenep akan berusaha semaksimal mungkin agar para pemilih dapat menggunakan hak suaranya. Bahkan, ia menjelaskan jumlah TPS yang cukup banyak di Masalembu untuk menjangkau setiap wilayah di sana. “Kalau misal satu RW kepisah sungai, berarti akan ada 2 TPS meskipun dalam satu RW,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa Selasa (19/6) lalu sebenarnya waktu yang sesuai dengan jadwal KPUD untuk mendistribusikan logistik. Namun karena adanya perkiraan gelombang setinggi 3 meter di perairan Masalembu, kapal yang seharusnya bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak untuk mengangkut logistik Pilgub batal datang.

Oleh karena itu KPU menunda pengiriman logistik hingga batas waktu yang belum diketahui. Bahkan, apabila cuaca belum membaik KPU sempat akan mengambil opsi pengiriman melalui udara seperti tahun 2013 silam. (idntimes/hsn)

Husni Baroqah

“Menulis adalah suatu cara untuk bicara, suatu cara untuk berkata, suatu cara untuk menyapa—suatu cara untuk menyentuh seseorang yang lain entah di mana. Cara itulah yang bermacam-macam dan di sanalah harga kreativitas ditimbang-timbang.”

Share
Published by
Husni Baroqah

Recent Posts

Langkah Transformasi Digital Pertamina Dinilai Positif

Jakarta (Maritimnews) - Mengacu hasil survey Lembaga riset strategis Citra Nasional Network (CNN) yang dirilis…

2 days ago

Periode Libur Sekolah 2026, PELNI Kasih Diskon 30%

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) resmi memberikan diskon tarif tiket kapal penumpang…

2 days ago

Sampai April 2026, Arus Peti Kemas Ekspor di Pelindo Tumbuh 10%

Jakarta (Maritimnews) - Peningkatan arus barang melalui pelabuhan, khususnya peti kemas yang dilayani oleh PT…

4 days ago

Pelindo Group Makassar Memperingati Hari Lahir Pancasila

Makassar (Maritimnews) - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila setiap tanggal 1 Juni, Pelindo Group…

6 days ago

Kepercayaan Industri Otomotif, Ekspor IPCC Tumbuh Signifikan

Jakarta (Maritimnews) - Komitmen PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX: IPCC) untuk terus memperkuat kapasitas…

1 week ago

Layanan South China Java X-Press Feeders di IPC TPK Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menunjukkan komitmennya mendukung kelancaran arus logistik internasional…

1 week ago