Dirjen Hubla Agus H Purnomo
MN, Jakarta – Dalam rangka mendukung kebutuhan konektivitas untuk angkutan jarak dekat antar pulau, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan akan menghibahkan 94 unit kapal pelayaran rakyat (pelra) kepada Pemerintah Daerah pada awal tahun 2019.
Dirjen Perhubungan Laut, Agus H Purnomo menjelaskan, angkutan pelayaran rakyat sangat dibutuhkan masyarakat Indonesia khususnya angkutan jarak dekat antar pulau. Oleh karena itu, program konektivitas terus diperjuangkan agar rakyat memiliki akses berhubungan dengan daerah lain.
“Secara objektif Pemerintah akan menilai daerah mana yang benar memerlukan kapal pelra hasil pembangunan TA 2018,” kata Dirjen Agus saat membuka FGD Hibah Kapal Angkutan Laut Pelayaran Rakyat Tahun 2018 di Jakarta, Senin (10/12).
Dirjen Agus juga menerangkan, bahwa Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan sedang membangun database kapal dan pelaut, termasuk database bagi kapal pelra dan pelaut tradisional sehingga kapal dan pelaut wajib bersertifikat.
“Kami memiliki program sertifikasi gratis bagi kapal dan pelaut tradisional karena ke depan seluruh kapal dan pelautnya harus bersertifikat,” pungkasnya.
(Bayu/MN)
Oleh: Capt Ahmad Irfan, MSc (MICS) ex IIC KNKT KM. Senopati Nusantara, KM Tristar, KM…
Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…
Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…
Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…
Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…
Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…