11th
MN, Palembang – Trayek kapal RoRo antar negara (Dumai – Malaka) ditargetkan oleh Pemerintah Indonesia beroperasi tahun 2020. Saat ini sedang proses menyiapkan pelabuhan dari sisi laut serta prosedur sisi darat termasuk Custom, Imigration, Quarantine dan Security (CIQS).
Hal itu dikatakan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Hubla, Capt Wisnu Handoko, head of delegation Indonesia dalam 11th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) Working Group on Transport Infrastructure & ICT Connectivity di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (19/7).
Menurut Capt Wisnu Handoko, realisasi trayek RoRo Dumai – Malaka akan meningkatkan hubungan baik kedua negara baik kerjasama bidang ekonomi, sosial, budaya, serta saling menguntungkan terutama guna memperlancar arus barang dan orang, antara lain pariwisata.
Sedangkan Ketua Delegasi Malaysia dalam acara 11th IMT-GT Working Group on Transport Infrastructure, Rosbi binti Abdul Rahman menegaskan, bahwa trayek RoRo Dumai Indonesia – Malaka Malaysia dapat direalisasikan sekitar bulan November 2020 mendatang.
Keduanya bersepakat terkait kelanjutan dari rencana RoRo Dumai-Malaka tersebut, dengan berharap diimplementasikan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di akhir tahun 2019 antara Pemerintah Indonesia dan Malaysia.
(Bayu/MN)
Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…
Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…
Makassar (Maritimnews) - PT Pelindo (Persero) Regional 4 mencatat trafik arus penumpang selama periode Januari–Mei…
Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) mencatat pertumbuhan arus petikemas sebesar 6,1 persen…
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana…
Jakarta (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menghadirkan langkah inovatif dalam mendukung keberlanjutan…