Kuliner Maritim: Japchae dan Bake Tomato Cita Rasa Nusantara

Bihun Goreng Japchae

Japchae ala Indonesia.

Japchae adalah makanan Korea berupa sohun dangmyeon yang dicampur dengan berbagai jenis sayuran dan daging sapi. Makanan ini termasuk salah situ jenis banchan, dapat dimakan sebagai lauk, terutama dalam pesta atau acara khusus Nasi dengan japchae di atasnya disebut japchae-bap, dan dimakan sebagai hidangan utama. Sayuran yang digunakan biasanya sayuran yang sedang musim pada saat itu.

Makanan ini pertama kali dibuat pada abad ke-17 ketika Semenanjung Korea diperintah Dinasti Joseon. Ketika RajaGwanghaegun melangsungkan pesta besar di istana, salah seorang bangsawan tuan tanah menghidangkan japchae. Raja Gwanghaegun begitu menyukai rasa japchae hingga bangsawan tersebut diangkatnya menjadi byeongjo panseo(setara dengan Menteri Keuangan). 

Pada waktu itu, japchae hanya berupa sayur-sayuran dan jamur, seperti irisan mentimunlobak, dan jamur shiitake. Sementara itu, sohun dang myeon ditambahkan ke dalam japchae pada abad ke-20. Berbeda dengan sohun Indonesia yang dibuat dari pati sagu atau pati aren dan midrodang myeon dibuat dari tepung ubi jalar.

Japchae ditulis dengan dua aksara hanjajap (dicampur dan diaduk) dan chae (sayuran). Bahan-bahan seperti daging sapi dan sayuran (wortelpaprika, jamur shiitakebawang bombay, dan spinacia) dipotong kecil-kecil memanjang. Setelah itu tiap-tiap bahan ditumis secara terpisah, ini dilakukan untuk mempertahankan aroma dan rasa dari tiap-tiap bahan tersebut.

Bumbu berupa bawang putihkecap asin, dan gula pasir ditumis dengan minyak wijen bersama daging sapi. Ambil situ wadah atau wajan lainnya, lalu masukan sohun yang sudah direbus. Setelah itu campurkan semua bahan yang telah ditumis tadi  ke dalam sohun yang sudah direbus tersebut, kemudian aduk bersama minyak wijen, irisan cabai, serta biji wijen.

Menu bihun goreng japchae yang kali ini akan kita bagikan adalah menu bihun goreng japchae dengan bahan yang mudah didapatkan dan pastinya ada di Indonesia, juga sudah pasti halal, dan cukup akan kebutuhan gizi.

Page: 1 2 3 4 5 6

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Geliat IPC TPK Panjang Dukung Ekspor Provinsi Lampung

Bandar Lampung (Maritimnews) - PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) area Panjang semakin memperkuat perannya…

2 weeks ago

Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Peti Kemas

Jakarta (Maritimnews) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) menyelenggarakan program tanggung jawab sosial perusahaan bertajuk…

2 weeks ago

Laba Bersih Kopkar TPK Koja Tahun Buku 2025 Meningkat 132%

Jakarta (Maritimnews) - Koperasi Karyawan (Kopkar) TPK Koja menyelenggarakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku…

2 weeks ago

INSA Jaya Gelar RAC Ke XVIII, Andi Patonangi Ketua Masa Bakti 2026 – 2031

Jakarta (Maritimnews) - Setelah menjabat pengurus antar waktu (PAW), Andi S Patonangi ditetapkan secara aklamasi…

3 weeks ago

RUPST Pelindo 2025: Kontribusi ke Negara Rp7,81 Triliun

Jakarta (Maritimnews) – Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan…

3 weeks ago

IPC TPK Jambi Dukung Ekspor 19,2 Ton Kopi Kerinci ke Mesir

Jambi (Maritimnews) - Dalam rangka mendukung kelancaran ekspor kopi robusta asal Kerinci ke negara Mesir…

3 weeks ago