Susi Pudjiastuti: Satgas 115 Berhasil Secara Ekonomi

Rapat Kerja Satgas 115 di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (21/11).

MNOL – Jakarta, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti yang juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan Secara Ilegal (illegal fishing) atau Satgas 115 mengungkapkan keberhasilan-keberhasilan Satgas 115 dalam upaya memberantas illegal fishing. Salah satunya adalah keberhasilan secara nilai ekonomi.

“Apa yang dilakukan Satgas 115 hasilnya sangat luar biasa. PDB Perikanan tumbuh hampir 40 persen dari sebelumnya. Nilai Tukar Nelayan sebesar 102 tahun 2014, sekarang naik menjadi 110. Target kita 112 pada tahun 2017. Ini adalah suatu keberhasilan Satgas 115 secara jelas, secara nilai ekonomi,” ungkap Susi dalam Rapat Kerja Satgas 115 di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Senin (21/11).

Rapat kerja tersebut dilakukan sebagai upaya mensinergikan kerjasama dalam pemberantasan Illegal, Unreported and Unregulated (IUU) Fishing. Dalam rapat kerja tersebut, Susi juga mengungkapkan alasan terbentuknya Satgas 115 yang diprakarsai oleh Presiden Joko Widodo.

“Satgas 115 ini dibentuk atas dasar melihat situasi dan kondisi, di mana persoalan negara yang sangat luar biasa dalam memerangi illegal fishing. Perang melawan illegal fishing menjadi satu program utama yang diminta oleh Pak Presiden untuk dieksekusi. Ini tidak boleh ada intervensi. Dari situlah kita mulai,” jelas Susi.

Selain itu, Susi menegaskan bahwa Satgas 115 merupakan sinergi penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam melawan kegiatan IUU Fishing. “Kita bukan saling membawahi. Kita niatnya mensinergikan penegakan hukum untuk melawan kegiatan IUU Fishing,” tegas Susi.

Ia juga menambahkan, upaya pemberantasan IUU Fishing menjadi momentum bagi negara-negara di dunia. Dimana, saat ini dunia mulai sadar bahwa sumberdaya yang ada di laut sangatlah penting. Bahkan, kesehatan laut juga berperan penting terhadap climate change dan nutrisi manusia.

Lebih lanjut Susi menjelaskan, dunia makin sadar bahwa jumlah ikan sudah turun jauh hampir 80% dari seluruh dunia. Diperkirakan bila tidak ada aksi yang signifikan untuk menjaga, maka sumberdaya perikanan dunia akan turun mencapai 90 persen.

“Semua negara mengarah kepada perlindungan lautnya masing-masing. Cina telah membuat policy penurunan jumlah kapal menjadi hanya 3 persen saja yang boleh melaut. Jadi kalau di sana ada 100 kapal, 97 kapal tidak boleh jalan lagi. Begitu kencangnya mereka melakukan proteksi. Semua negara melakukan langkah-langkah untuk me-recovery sumberdaya laut mereka,” ujar Susi.

Susi juga menegaskan bahwa IUU Fishing sudah tergolong transnational crime, di mana illegal fishing bukan hanya sekadar pencurian ikan semata, tetapi juga menyebabkan kejahatan-kejahatan lain yang dapat merugikan banyak pihak, termasuk diantaranya penyelundupan. Oleh karena itu, lanjut dia, dalam Satgas 115 saat ini juga dimasukan fungsi penyelundupan, sehingga mengemban tugas penting dalam menjaga sumberdaya laut Indonesia dari kejahatan IUU Fishing.

“Jadi dari persoalan illegal fishing dapat menyebabkan persoalan lainnya. Illegal fishing bukan sekadar pencurian ikan, tetapi juga ditumpangi banyak kegiatan kriminal lain,” ungkap Susi.

 

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan

Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…

2 days ago

IPC TPK Fasilitasi Uji Emisi Truk Peti Kemas Gratis

Jakarta (Maritimnews) - Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi komitmen Environmental, Social,…

2 days ago

Apa Kabar SIMON TKBM Pelabuhan Internasional Tanjung Priok?

Jakarta (Maritimnews) - Pelabuhan Tanjung Priok pintu gerbang logistik utama Indonesia adalah world class port…

3 days ago

Pelindo Tanjung Priok Gelar Pemeriksaan Kesehatan & Sembako Gratis

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan…

3 days ago

Momentum HUT IPC TPK Ke-13, Hadirkan Khitanan Massal di Cilincing

Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…

5 days ago

Maklumat Pelayanan, Komitmen Pelindo Regional 2 Tanjung Priok

Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…

1 week ago