Menteri KKP Susi Pudjiastuti didampingi Kasal Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., Wakasal Laksamana Madya TNI Arie Henrycus Sembiring foto bersama dengan seluruh peserta Rapat Koordinasi Satgas 115 KKP di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Senin (22/11).
MNOL-Jakarta, Rapat Koordinasi Satuan Tugas (Satgas) 115 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang dipimpin oleh Menteri KKP Susi Pudjiastuti didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Arie Henrycus Sembiring, di Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Senin (22/11).
Rapat Koordinasi Satgas 115 KKP dihadiri Asops Kasal Laksamana Muda TNI I.N.G.N Ary Atmaja, S.E., Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Aan Kurnia S.Sos., Pangarmatim Laksamana Muda TNI Darwanto, S.H., M.A.P., Danguspurlaarmabar, Danguskamlaarmabar, para Komandan Pangkalan Utama jajaran TNI Angkatan Laut dan serta para Komandan Pangkalan Angkatan Laut jajaran Koarmabar dan Koarmatim serta pejabat dari Instansi terkait diantaranya Polri dan Kejaksaan.
Dalam Rapat Koordinasi Satgas 115 KKP tersebut, Menteri KKP Susi Pudjiastuti memberikan apresiasi kepada jajaran TNI Angkatan Laut khususnya Koarmabar beserta jajarannya terkait keberhasilan dalam pelaksanaan operasi penegakan hukum di laut di wilayah perairan barat Indonesia.
Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P., menginstruksikan kepada seluruh jajaran Angkatan Laut untuk melaksanakan tugas dan operasi penegakan kedaulatan dan hukum di laut diseluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Seusai pelaksanaan Rapat Koordinasi Satgas 115 KKP, Pangarmabar Laksamana Muda TNI Aan Kurnia S.Sos., di Markas Komando (Mako) Koarmabar memberikan pengarahan dan penekanan kepada seluruh jajaran Koarmabar yang terdiri dari Guspurlaarmabar, Guskamlaarmabar, Lantamal dan Lanal, untuk lebih memprioritaskan peningkatan penegakan hukum di laut dari semua kegiatan ilegal diantaranya ilegal fishing, ilegal loging, penyelundupan dan kejahatan lainnya.
“Pikirkan dan pertajam lagi pola-pola untuk lebih banyak melakukan penangkapan serta penindakan terhadap tindakan kejahatan dan pelanggaran di laut, serta jangan pernah ada yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung dengan kegiatan pungutan liar (Pungli) akan saya tindak dan copot dari jabatannya”, tegas Pangarmabar.
Jakarta (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) resmi memasuki usia 13 tahun dalam melayani…
Jakarta (Maritimnews) - Sebagai wujud nyata komitmen terhadap kelestarian lingkungan dan implementasi komitmen Environmental, Social,…
Jakarta (Maritimnews) - Pelabuhan Tanjung Priok pintu gerbang logistik utama Indonesia adalah world class port…
Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok menunjukkan komitmennya mendukung kesejahteraan…
Jakarta (Maritimnews) – Menyambut HUT PT IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) ke-13 telah diawali dengan…
Jakarta (Maritimnews) - Dalam rangka meningkatkan kepercayaan masyarakat dan pengguna jasa terhadap pelayanan terminal penumpang,…