Categories: BakamlaHankamTerbaru

Direktorat Data dan Informasi Bakamla RI Gelar Konsinyering Pengklasifikasian Informasi

Gelar Konsinyering Pengklasifikasian Informasi Bakamla RI.

MNOL, Jakarta – Dalam rangka pelaksanaan proses standarisasi umum mengenai klasifikasi informasi Bakamla RI, Direktorat Data dan Informasi Bakamla RI dipimpin oleh Direktur Data dan Informasi Kolonel Laut (P) Isbandi Andrianto, S.E., menggelar kegiatan Konsinyering Pengklasifikasian Informasi Keamanan dan Keselamatan Laut, di Hotel Blue Sky Pandurata Boutique, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2017).

Kegiatan bertema “Sinergitas Pengelolaan Data dan Informasi Menuju Keamanan dan Keselamatan Maritim” ini dibuka oleh Direktur Datin dengan agenda paparan oleh para nara sumber, diskusi dan finalisasi pengklasifikasian informasi keamanan keselamatan laut. Hadir selaku nara sumber yaitu Kasubdit Penyusunan Peraturan Kemenkumham Hendra Kurnia Putra, S.H., M.H., Kasubdit Data Bakamla RI Kolonel (Kav) M. Irawadi, S.E dan Kasubdit Jaringan Bakamla RI Rizkal, S.Sos., M.M. Kehadiran para narasumber ini untuk mendapatkan masukan tentang bagaimana mengatur sebuah pengklasifikasian informasi khususnya informasi-informasi yang bersifat rahasia sehingga menjadi layak untuk digunakan,

Kegiatan diikuti oleh 25 personel Bakamla yang terdiri dari personel Kantor Zona Barat, Tengah dan Timur, Pusat Informasi Maritim (PIM), Direktorat Data dan Informasi, Direktorat Operasi Laut, Inspektorat, Biro Sarana dan Prasarana, sie Peraturan Internal, serta subbagian Keuangan dan perbendaharaan Bakamla RI.

Latar belakang dilaksanakan konsinyering pengklasifikasian informasi ini adalah adanya keinginan Bakamla RI untuk dapat mengelola informasi melalui pengamanan dan pengklasifikasian nilai informasi berdasarkan resiko, nilai guna data atau kriteria lainnya yang telah ditentukan. Hal ini perlu dilakukan mengingat dalam pelaksanaan tugas dan tantangan yang ada, pengamanan dan pengelolaan informasi merupakan salah satu faktor penting dalam proses pengawasan dan monitoring aktifitas kapal – kapal di perairan Indonesia secara efektif dan efisien.

Melalui kegiatan konsinyering ini diharapkan dapat menghasilkan sebuah kesepakatan atau pemahaman bersama yang dapat dituangkan kedalam peraturan resmi di Bakamla RI. Kesepemahaman tersebut mencakup pengaturan tentang bagaimana informasi yang diterima dan dikirimkan tersebut dapat terdata, tercatat/tersimpan, tertata dan terkelola dengan benar sehingga dapat di distribusikan kepada orang atau bagian yang tepat untuk dapat ditindaklanjuti dengan segera.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

Barang Kami Tertahan, Bisnis Kami Pun Ikut Berhenti

Dwelling time yang masih jauh di atas standar internasional bukan sekadar masalah teknis kepelabuhanan —…

22 hours ago

Pelindo Perkuat Sinergitas Optimalisasi Terminal Kijing, Akses Jalan jadi Prioritas

Jakarta (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergitas optimalisasi Terminal Kijing Mempawah Kalimantan Barat…

3 days ago

Maret 2026, IPC TPK Jambi Tumbuh 22,5%

Jambi (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) Area Jambi mencatatkan pertumbuhan signifikan pada Maret…

3 days ago

IPC TPK Gandeng Mitra Pelayaran Perkuat Konservasi Laut dan Ekosistem Pelabuhan Berkelanjutan

Bandar Lampung (Maritimnews) - IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) memperkuat komitmen keberlanjutan dengan menggelar aksi…

3 days ago

Tingkatkan Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan, KIOTEC Kunjungi Korsel

KIOTEC kembali mengadakan program kunjungan ke Korea Selatan. Kunjungan ini didedikasikan untuk memperkuat keahlian teknis…

4 days ago

IPC TPK Bangun Fasilitas Air Bersih di Muaro Jambi

Jambi (Maritimnews) - IPC TPK membangun sumur bor lengkap dengan instalasi pendukung sebagai sumber air…

4 days ago