Menko Luhut
MNOL, Gresik – Pungutan liar (pungli) masih menjadi momok yang meresahkan bagi kalangan pelaku usaha di Indonesia. Di bidang transportasi sendiri,khususnya transportasi laut, pungli masih marak. Ini terbukti dengan tertangkapnya beberapa oknum pemerintahan dalam Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan di Pelabuhan Palaran beberapa yang lalu.
Saat diminta komentarnya tentang Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan di Pelabuhan Palaran, Samarinda, Luhut mengatakan ini adalah bagian dari usaha pemerintah untuk memerangi inefisiensi yang terjadi selama ini.
“Bagus itu, Pak Menteri Perhubungan kemarin sudah memberitahukan kepada saya bahwa ada sekitar Rp 6 miliar lebih yang ditangkap, Ini menjadi bagian dari usaha kita membersihkan bongkar muat di pelabuhan yang selama ini terlalu dimonopoli. Kita ingin melakukan efisiensi agar produktivitas terus berjalan,” jawabnya.
Akhir pekan lalu Bareskrim Polri melakukan OTT atas praktik pemerasan, pencucian uang, dan premanisme yang dilakukan di wilayah Pelabuhan Palaran Samarinda yang menyebabkan tingginya biaya bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Palaran. (Anugrah/MNOL)
Jakarta (Maritimnews) – PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IDX:IPCC), anak perusahaan PT Pelindo Multi Terminal…
Jakarta (Maririmnews) - Dalam rangka meningkatkan sinergitas hubungan kerja sama yang telah terjaga dengan baik,…
Surabaya (Maritimnews) – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menggelar Safety Drill Angin Kencang di area…
Yogyakarta (Maritimnews) - KSO Terminal Petikemas Koja (TPK Koja) menggelar Program Pelindo Mengajar sebagai bagian…
Surabaya (Maritimnews) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 berkomitmen untuk terus mendorong kegiatan sosial…
Jakarta (Maritimnews) - New Priok Container Terminal One (NPCT1) baru saja merayakan satu dekade operasional…