Kaji Pengaruh Selat Malaka Terhadap Ekonomi Global, Seskoal Gelar Seminar Internasional

Seminar Internasional Seskoal.

MN, Jakarta – Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) menyelenggarakan Seminar Internasional dengan tema “Konsep Kerja Sama Antar Negara Pengguna Selat Malaka Guna Mempertahankan Stabilitas Keamanan Pelayaran Dalam Rangka Mendukung Perekonomian Dunia” di Auditorium Jos Soedarso Seskoal, Jakarta Selatan, Rabu (31/10).

Dengan pembicara kunci Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M., yang diwakili oleh Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksmana Muda TNI Didik Setiyono, S.E., M.M., seminar intenasional ini mengahdirkan beberapa orang pembicara ahli lainnya, yaitu Eric Frecon, Ph.D (The S. Rajaratnam School of International Studies, NTU, Singapura), Capt. Ramadan Hasri Harahap (Kasubdit Patroli dan Pengamanan Pantai Direktorat Jenderal Perhubungan Laut), dan Dr. Sonny Haru Budi H., S.E., M.E. (Staf Ahli Kemenko PMK).

Dalam sambutannya, Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Danseskoal) Laksamana Muda TNI Dr. Ammarulla Octavian, S.T., M.Sc., D.E.S.D., mengatakan bahwa Selat Malaka memiliki peran yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia, namun menyimpan risiko tinggi terjadinya tindakan-tindakan yang merugikan dan membahayakan negara kita maupaun perdagangan dunia itu sendiri.

“Selat Malaka memiliki peranan yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi dunia baik sebagai sea lane of trade (slot) maupun sea lane of communication (sloc), namun menyimpan resiko tinggi terjadinya polusi, kecelakaan, grounding, perdagangan obat terlarang, perompakan, terorisme laut, bahkan sampai pada konflik internasional,” ujarnya.

Menilik permasalahan itu, ia menekankan pentingnya memperhatikan kondisi tersebut yang berpotensi menjadi ancaman atau gangguan utama bagi perdagangan dunia yang ke depannya akan mengganggu perekonomian dunia itu sendiri.

Dalam hal ini ia menjabarkan bahwa seiring peningkatan kebutuhan bahan bakar minyak negara-negara di Asia, khususnya Republik Rakyat Tiongkok, yang disertai dengan meningkatnya volume perdagangan di kawasan ini, akan berdampak langsung pada jumlah kapal laut yang melintasi Selat Malaka.

Lebih jauh, perwira tinggi angkatan laut dengan dua bintang di pundak ini juga mengingatkan akan pentingnya terus memerhatikan ancaman keamanan maritim tradisional (non state actor) sebagai “sisi gelap globalisasi”, meskpiun angka kasusnya terus menurun dalam beberapa tahun terakhir ini.

“Ancaman keamanan maritim tradisional (non state actor) sebagai “sisi gelap globalisasi” perlu mendapat perhatian kita semua, walaupun angka kasus piracy dan robbery dalam beberapa tahun terakhir mengalami penurunan, namun tetap menjadi ancaman nyata,” pungkas mantan Dekan Manajemen Pertahanan Universitas Pertahanan tersebut.

Turut hadir dalam seminar internasional ini para pejabat Kodiklat TNI, para Asisten Kasal, Pangkoarmada I, Pangkoarmada I, Asops Pangkoarmada I, Danguspurla Koarmada I, Danguskamla Koarmada I, para pejabat Seskoal, para Patun Dosen Seskoal, Pasis Dikreg Seskoal Angkatan ke-56, Danlantamal I Belawan, Danlantamal IV Tanjung Pinang, para Danlanal jajaran Koarmada I.

A.P Sulistiawan

Redaktur

Share
Published by
A.P Sulistiawan

Recent Posts

GERTAK: Presiden Prabowo Subianto Copot Menkeu Purbaya Terkait Dugaan Isu Jual-Beli Jabatan

Jakarta (Maritimnews) - Jual-beli jabatan merupakan salah satu awal permulaan dan bentuk tindak pidana korupsi…

4 days ago

Survei IDM Ungkap Dua Sisi Bea Cukai: Pelayanan Bagus, Namun Kebijakan Tarif Masih Jadi PR

Jakarta (Maritimnews) - Hasil survei Indonesia Development Monitoring (IDM) terhadap pengguna jasa Direktorat Jenderal Bea…

4 days ago

Analisis Penerbitan PMK 51/2026 tentang Angkutan Barang Terusan

Peraturan Menteri Keuangan No.51 tahun 2026 adalah aturan Kementerian Keuangan yang mengatur tentang Angkut Terus…

5 days ago

TPS Gelar Sosialisasi Bisnis Operasional Bersama GINSI Jatim

Surabaya (Maritimnews) - Kolaborasi antar instansi menjadi faktor penting dalam menciptakan layanan logistik efisien, transparan,…

5 days ago

Atasi Kepadatan, Pelabuhan Tanjung Wangi Kini Dilayani Empat Kapal

Banyuwangi (Maritimnews) - Aktivitas bongkar muat kendaraan melalui kapal Roll On-Roll Off (Ro-Ro) di pelabuhan…

7 days ago